Latest Postings
Loading...
Jun 25, 2016

7/6/16 HIDAYAH I - nafsu monyetan

kakiku menghayun tidak pada bicara fikir
jejakku jejak binggung
lalu binggung menyerahkan aku ke rimba pekat ini

dan kutemukan sepohon hutan semarak kembangnya
anugerah indah Tuhan buat semua
dan seekor monyet betina sedang riang
di tangannya sejambak kembang
satu-satu dia robek dan campakkan
setangkai habis meranting
kemudian menjambak setangkai lain
berulang-ulang tiada henti
kembang gugur melayang-layang
menyembah bumi sebelum waktunya
rama-rama tidak sempat menyerikan
apa lagi para lebah hilang waktu mengumpul madu
banyak menjadi kempunan
hanya kerana monyet

ibarat aku yang kehausan
Tuhan teteskan butir-butir embun
lalu hujan yang kupinta
syukurku tak pernah puas


Tuhan, Ya Rabb
dalam Al-Araaf-66 Engkau jadikan manusia tiada syukur jadi monyet
namun biar sudah menjadi monyet tetap dia tidak syukur
maka kekallah ia hidup monyet-monyetan
melompat-lompat bergayutan
menyambar-nyambar tanpa puas
kekal tamak
menjadilah hina

aku, mengerti kini
monyet-monyet inilah yang menjadikan aku binggung
bersyukur tidak, merosak pasti
celaka sungguh

Kuching, Sarawak
24 June, 2016

0 comments :

Back To Top